• Korban Tewas dalam Aksi Protes di Iran Sudah 14 Orang

    Selasa, 14 Rabiul Akhir 1439 H/2 Januari 2018 M 10:25:26 WIB

    KAJIANMEDAN.ID -- Demonstrasi yang meletus di berbagai kota di Iran masih berlanjut hingga Senin malam (01/01/2018). Kantor berita Al-Jazeera melaporkan sedikitnya 14 orang tewas akibat bentrokan dengan aparat.

    Dari 14 korban itu, 13 di antaranya dari provinsi Ashfahan. Sementara korban ke-14 dari provinsi Khuzistan.

    Sementara itu, kantor berita yang dikenal dekat dengan rezim Iran, Faris, melaporkan bahwa aksi protes masih berlangsung hingga Senin malam. Dalam video yang ditayangkan, terlihat sejumlah mobil terbakar di jalan-jalan ibukota Teheran. Pasukan keamanan menyebar di berbagai sudut kota.

    Aktivis media sosial juga membagikan video massa demonstran yang masih menjejali jalan-jalan ibukota pada Senin malam. Massa meneriakkan slogan-slogan mengecam pemerintah.

    Pasukan keamanan dilaporkan telah menangkap sebanyak 400 demonstran, 200 di antaranya massa yang berdemonstrasi di ibukota. Data ini kemungkinan lebih banyak.

    Demonstrasi di Iran meletus pada Kamis lalu, yang digelar oleh warga Iran dari suku Kurdi. Aksi protes ini terus meluas hingga ibukota. Ini merupakan gerakan protes terbesar yang dialami Iran sejak 2009.

    Massa mengecam pemerintah akibat meningkatnya pengangguran dan kemiskinan. Intervensi militer Iran di Suriah dinilai menjadi sebab utama memburuknya ekonomi di Iran. Demonstran pun mendesa pemerintah keluar dari Suriah dan mengurus ekonomi Negara.

    Presiden Iran Muhammad Rouhani telah mengancam akan menangkapi para demonstran jika tidak menghentikan aksi. Ia mengisyaratkan yang ikut aksi protes akan menghadapi tindakan represif.

    Situs-situs dan aplikasi media sosial telah diblokir oleh pemerintah menyusul aksi protes ini. Rezim takut warga menggunakan media sosial untuk memobilisasi massa.

     

    Sumber: Kiblat.net

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru