• Ikut Demo, Pria Tak Berkaki asal Gaza Ditembak Mati Pasukan Israel

    Senin, 29 Rabiul Awwal 1439 H/18 Desember 2017 M 12:20:51

    KAJIANMEDAN.ID -- Pasukan Israel menembak mati seorang pria dengan kursi roda tanpa kaki di Gaza dalam aksi protes atas pengakuan Presiden AS Donald Trump terkait Yerusalem.

    Tiga orang Palestina lainnya juga tewas dalam. Sementara itu, 150 lainnya terluka dalam aksi protes yang memasuki pekan kedua.

    Pria tak berkaki itu bernama Ibrahim Abu Thurayeh (29 th). Ia meninggal di rumah sakit al-Shifa di Kota Gaza setelah ditembak oleh tentara Israel.

    Dikutip Daily Mail, Jumat (15/12/2017), Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Abu Thurayeh ditembak di sepanjang perbatasan timur Kota Gaza di utara wilayah Palestina.

    “Ia ditembak tak lama setelah pria lain di dekatnya terbunuh dalam situasi yang sama,” kata Kementerian itu menambahkan.

    Media setempat melaporkan bahwa Abu Thurayeh kehilangan kakinya selama perang Gaza 2014 dengan Israel, namun belum terkonfirmasi.

    Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Kidra mengatakan bahwa kedua warga Palestina di Kota Gaza terbunuh karena tembakan di kepala.

    Sebagian besar korban saat ini berada di perbatasan Jalur Gaza, di mana ribuan orang Palestina berkumpul untuk melemparkan batu ke tentara Israel di luar pagar pembatas.

    Di Tepi Barat yang diduduki, wilayah lain di mana orang-orang Palestina mengadakan aksi protes, seorang petugas medis mengatakan bahwa seorang pengunjuk rasa tewas dan lima lainnya terluka oleh tembakan Israel.

    “Seorang warga Palestina lainnya juga tewas akibat luka yang diderita bentrokan di dekat Yerusalem,” tambah Kementerian Kesehatan.

    Warga Palestina, dunia Arab dan Muslim di berbagai belahan dunia mengutuk pengumuman Trump pada 6 Desember, yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina.

     

    Sumber: Kiblat.net

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru