• Kemenristek Dikti Tak Larang Mahasiswi Atau Dosen Bercadar

    Kamis, 14 Muharram 1439 H/5 Oktober 2017 M 13:09:51 WIB

    KAJIANMEDAN.ID -- Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) hingga saat ini tidak melarang mahasiswi maupun dosen menggunakan cadar di dalam kampus. Menurut Direktur Kemahasiswaan Kemenristek Dikti, Didin Wahidin, bercadar adalah hak seorang warga negara Indonesia.

    “Kementerian sendiri tidak ada larangan (cadar, red),” ungkapnya pada Kiblat.net di Universitas Al-Azhar Indonesia, Kebayoran Baru Jakarta, Senin (14/08).

    Didin Wahidin pun menampik jika cadar diidentikkan dengan radikalis dan ekstrimis. Hanya saja, menurutnya, stigma seperti itu muncul lantaran yang ditunjukkan dan viral di masyarakat, orang-orang yang bercadar adalah istri oknum teroris.

    “Di Arab kan ada yang tidak ekstrim juga. Jika kemudian di sini diidentikkan dengan radikal, mungkin selama ini mereka melihat oknum-oknum teroris itu istrinya pake cadar, hanya ada streotip itu saja,” ungkapnya.

    Namun, dengan adanya streotip seperti itu pun, tidak lantas penggunaan cadar dilarang di Indonesia, tidak. “Tidak berhenti itu menjadi dilarang. Orang bisa pakai pakaian apa saja, silahkan,” ungkapnya.

     

    Sumber: Kiblat.net

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru