• Jadi Ajang Maksiat, Bu RW di Sukoharjo Bubarkan Konser Campursari

    Selasa, 5 Muharram 1439 H/26 September 2017 14:40:22 WIB


    KAJIANMEDAN.ID -- Sebuah video pembubaran konser maksiat campursari di Sonorejo, Sukoharjo, belakangan viral di jagat sosmed. Banyak netizen membagikan dan mengomentari aksi yang belakangan diketahui dilakukan oleh ibu ketua Rukun Warga (RW) itu.

    Dalam video berdurasi 5:59 menit tersebut tampak seorang ibu diketahui beranama Bu Siti Aminah memegang mic memprotes konser campursari yang diselenggarakan di lingkungannya. Di depan penonton, ia meminta kepada panitia agar acara tersebut batal karena seringkali diwarnai dengan tarian tidak senonoh dan miras.

    “Kita sebagai umat muslim laki-laki dan perempuan itu cara memandangnya dibatasi. Jadi tontonan seperti ini, ini tidak semestinya,” kata Bu Siti, yang merupakan istri ketua RW setempat.

    Seorang netizen Facebook bernama Endro Sudarsono pun memposting akan hal tersebut. dalam captionnya ia menyampaikan alasan atas hal yang dilakukan sang bu RW.

    “Kisah ini terjadi di desa Sonorejo Sukoharjo. Karangtaruna hendak merayakan ulang tahun dengan menggelar Campursari . Bu RW protes kepada panitia agar mengerti bahwa musik dan tarian dalam acara tersebut sering diwarnai dengan tarian tidak senonoh dan miras. Dan acara akhirnya bubar, puluhan seniman mendatangi rumah pak RW tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Ormas Islam langsung melakukan pendampingan,” tulis caption pada postingan hari Sabtu (23/09) tersebut.

    Berhubungan dengan hal tersebut, sebuah video mediasi antara pihak penyelenggara dan pihak RW pun kembali viral. Pihak penyelenggara yang diketuai oleh seorang Seniman asal Bekonang bernama Agus Sunarno melakukan klarifikasi dengan mendatangi kediaman Bu RW tersebut. Agus meminta maaf kepada pihak terkait atas hal tersebut.

    “Saya mohon maaf sekali sama teman-teman seniman, datang sekitar pukul 7 lebih tanpa pemberitahuan sama sekali. Itu melanggar sekali. Dan saya memahami betul ketika Bu RW selaku lembaga kampung, dan itu memang pantas untuk menyampaikan itu,”ujarnya dalam video tersebut.

    Tentu hal tersebut pun menimbulkan pro kontra di kalangan netizen. Ada yang mendukung keputusan protes yang dilayangkan oleh Bu RW 6, namun ada pula yang kontra dengan hal itu.

    “Semangat! Kiamat sudah dekat. Perbuatlah yang bisa kau lakukan, Allah, Rasul-Nya dan kaum mukminin akan menjadi saksi. Tetap semangat bu,” tulis akun Facebook Abdul Rahiim.

    “RW paling top. Perlu di contoh,” ujar akun ainnya bernama Al-Qassam Bugsu.

    “Surga neraka itu Allah yang mutusin di putusan akhir. Lah kok gampang banget ngomongnya. Bener ceramahnya tapi enggak pas caranya,” tulis akun Riski Caem.

     

    Sumber: Kiblat.net

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru