• Menggapai Keberkahan Ilmu

    Selasa, 5 Muharram 1439 H/26 September 2017 14:18:10 WIB


    KAJIANMEDAN.ID-"Mencari konten ilmu itu mudah, tapi mencari keberkahan ilmu butuh perjuangan. Satu keberkahan ilmu bisa mengalahkan satu kitab hadist bahkan ribuan tafsir," kata Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc. MA, membuka kajian yang disampaikan pada Tabligh Akbar di Masjid Al Jihad, Senin (25/09) kemarin.

    Satu ayat atau hadist yg berkah, bisa membawa kita ke surga. Lalu bagaimana agar ilmu berkah dan membawa kebaikan? Ilmu yang berkah bukanlah ilmu yang dihafal, dicatat, atau direkam. Ilmu itu berkah adalah ilmu yang diamalkan dan bermanfaat.

    Bagaimana mendapatkan ilmu yang berkah dan bermanfaat? Ada beberapa kriteria yang diungkapkan oleh Ustadz. Pertama kuncinya ada didalam hati kita semua bahwa ilmu tidak untuk semua orang. Ilmu hanya untuk mereka yang punya hati. Maka bersihkan hati, karena hati adalah pakaian manusia.

    Kedua, pahami bahwa mengamalkan ilmu itu untuk diri sendiri. Pada zaman nabi, para sahabat mempelajari al-qur'an per 10 ayat. Sahabat tidak akan beranjak ke ayat 11 jika belum mengamalkan ayat pertama hingga ke 10.

    Ketiga dengan menghidupkan sunnah nabi dan syariat Allah Subhanallah wa ta'ala. Dengan melaksanakan ibadah-ibadah berdasarkan ilmu yang telah dipelajari.

    Keempat, ilmu juga merupakan cara untuk menata hati. Dengan tujuan belajar adalah agar kita tawadhu'. Selain itu tujuan menuntut ilmu adalah memiliki adab. Maka Belajar adablah terlebih dahulu baru kemudian ilmu.

    Segala sesuatu yang dikerjakan karena mengejar KEBERKAHAN jauh lebih baik dari pada mengejar sesuatu karena hal yang lain. Orang yang punya ilmu banyak (pintar) belum tentu lebih baik dari pada orang biasa yang ilmunya seadanya tapi dengan ilmu yang ada dia mengamalkan dan mendapatkan kebaikan darinya. (Mel)

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru