• Imam Besar Al Azhar: Islam Bukan Agama Terorisme

    Sabtu, 04/29/2017 10:00:37 WIB

    KAJIAN MEDAN -- Mesir tengah menerima kunjungan Paus Fransiskus yang membawa resonansi perdamaian Kristen-Islam. Ia pun menjadi tamu Imam Besar Al Azhar Syeikh Ahmed al Tayeb, yang secara luas di dunia internasional dipertimbangkan sebagai ulama yang sangat moderat.

    Dalam sambutannya, Syeikh Tayeb mengatakan kalau kelompok ekstrimisi ISIS telah sembarangan dan sangat bodoh menafsirkan teks-teks agama. Karenanya, ia menegaskan, Islam bukanlah agama yang memilki kaitan dengan terorisme, seperti yang didengungkan kelompok-kelompok ekstrimis selama ini. "Islam bukanlah agama terorisme," kata Syeikh Tayeb dikutip Reuters.

    Terkait itu, Paus Fransiskus menekankan pentingnya pendidikan yang baik, demi bisa menghadapi serangan-serangan dari kelompok-kelompok ekstrimis yang kerap mengatasnamakan agama. Terutama, pendidikan yang baik itu memiliki posisi yang penting bagi kaum muda.

    "Untuk mengatasi secara efektif kebiadaban orang-orang yang menimbulkan kebencian dan kekerasan, kita perlu menemani kaum muda," ujar Fransiskus.

    Sementara, juru bicara Gereja Ortodoks Koptik Pastor Boulos Halim menekankan, Koptik merupakan bagian tak terpisahkan dari bangsa Mesir itu sendiri. Maka itu, ia mengingatkan seharusnya orang-orang Koptik harus mendapatkan perlindungan yang sama, seperti yang warga lain dapatkan.

    Senada, Jean Francois Xavier dari kantor Gereja Katolik Prancis untuk Kristiani-Muslim, menilai tidak sedikit warga Kristen yang menjadi sedih dan takut akibat teror yang terjadi. Menurut Xavier, kunjungan Paus inilah yang akan menjadi suatu pelipur lara demi membangun perdamaian.

    "Memberi kami harapan baru karena kita harus percaya kalau manusia mampu membangun perdamaian di dunia," kata Xavier. 

     

    Sumber : Reuters

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru