• One Day One Juz (ODOJ) Katanya Riya, Benarkah? (Habis)

    Rabu, 04/05/2017 17:33:05 WIB

    KAJIAN MEDAN -- Wahai Saudaraku, Arahkan penamu ke pelaku maksiat yang terang-terangan, bukan kepada saudaramu yang sedang berlomba amal shalih secara terang-terangan.

    Alangkah baiknya, penamu itu kamu arahkan untuk mereka yang terang-terangan beramal buruk, menyimpang, dan maksiat lainnya. Itu semua ada di hadapanmu. Kenapa begitu gagah di hadapan para pelaku kebaikan, tapi layu di hadapan para pelaku kemaksiatan? Allahul Musta’an!
    Untuk Para ODOJers ……….
    Alangkah indahnya nasihat Al Imam Fudhail bin ‘Iyadh Rahimahullah:
    “Meninggalkan amalan karena manusia adalah riya` sedangkan beramal karena manusia adalah kesyirikan, adapun yang namanya ikhlas adalah ketika Allah menyelamatkanmu dari keduanya.” (Ucapan ini tersebar dalam banyak kitab, seperti Minhajul Qashidin-nya Imam Ibnu Qudamah, Tazkiyatun Nufuus-nya Imam Ibnu Rajab, dll)
    Janganlah kalian batalkan amal shalih itu karena komentar miring manusia, dan jangan pula kalian lakukan karena mengharapkan ridha manusia, tetaplah beramal, dan jangan pernah pikirkan semua komentar yang membuat hati kalian guncang. Urusan kalian adalah kepada Allah Ta’ala bukan dengan mereka. Sibukkanlah hati kalian dengan-Nya, biarlah mereka sibuk menyelediki hati kalian, sehingga mereka lupa dengan hatinya sendiri. Sebab di akhirat nanti kullu nafsimbima kasabat rahiinah (setiap jiwa bertanggung jawab atas perbuatannya masing-masing). Memintalah kepada Allah Ta’ala agar tetap dijaga dan selamatkan dari riya dan kesyirikan dalam beramal.
    Wallahu A’lam Walillahil ‘Izzah walir Rasulih wal Mu’minin.

     

    Sumber: http://www.dakwatuna.com/

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru