• Apa Sebenarnya Arti Ahlan Wa Sahlan?


    Kamis, 03/02/2017, 11:07:30 WIB

    KAJIANMEDAN- Sejak kedatangan Raja Salman ke Indonesia, sejumlah media pun menulis dengan penyebutan Ahlan Wa Sahlan. Singkatnya artinya adalah  selamat datang. Tapi, bagaimana dilihat dari arti harfiah perkata, adalah sebagai berikut:

    Arti Ahlan (dari Ahlun) = Keluarga
    Arti Sahlan (dari kata dari Sahlun) = Mudah. Jadi, arti kata ahlan wa sahlan adalah “Saya menerima Anda sebagai bagian dari keluarga kami dan kami menerima Anda dengan mudah (tanpa mempersulit urusan-urusan Anda)”.

    Ada juga yang mengatakan bahwa kalimat aslinya dari ahlan wa sahlan ini adalah halalta ahlan wa nazalta sahlan, atau ada juga yang mengatakan ji’ta ahlan wa wati’ta sahlan, atau atayta ahlan wa halalta sahlan, dan ada juga yang berpendapat qadimta ahlan wa wata’ta sahlan. Walaupun bervariasi, tapi makna hakikatnya adalah sama saja, dan saya bahasakan secara pribadi yang lebih mendekati dengan istilah bahasa Indonesia adalah:
    “Silakan, nggak usah sungkan-sungkan” atau
    “Anggap saja seperti rumah sendiri”,
    “Feels like home”, dan yang serupa.

    Jadi bila Anda / ada seseorang yang mengucapkan kalimat ahlan wa sahlan kepada orang lain, atau tamu maka anggaplah / jadikanlah orang tersebut, atau tamu tersebut seperti bagian dari keluarga, dan mudahkan untuknya urusan-urusannya. Nah, inilah penjabaran singkat dari makna ahlan wa sahlan yang artinya lebih dari sekedar Selamat Datang, karena keset kita pun bisa berucap selamat datang tapi dia cuek-cuek.

    Duhai, nikmat sekali kalau kebanyakan orang mengerti dan meresapi makna ahlan wa sahlan ini, terutama bapak-bapak dan ibu-ibu kita yang ada di bagian administrasi dan birokrasi di negri ini, atau yang lebih sempurna lagi adalah mendalami makna salam kepada sesama muslim, semoga bisa lebih ke sikap dibandingkan sekedar ucapan kedepannya.

    Untuk menambah wawasan, berikut ini beberapa kutipan dari website lain tentang arti ahlan wa sahlan ini:

    Sering mendengar ungkapan “Ahlan wa sahlan”) yang biasa diterjemahkan dengan “Selamat datang”? Ini adalah ungkapan ramah tamah yg digunakan orang Arab yang bermakna
    Ahlan = keluarga
    Sahlan = mudah. ada juga yg mengartikannya luas
    Jadi “Ahlan wa sahlan” maknanya adalah “selamat datang, kami keluargamu dan tempat ini luas (jangan sungkan)” .

    Ahlan wa sahlan. Respon: ahlan bik. Mesir) atau ketika menyambut seseorang. Bisa juga dengan singkat kita bilang yang artinya “halo”. Kata ‘ahlan’ secara literatur artinya ‘keluarga’ atau ‘kerabat’, sedangkan ‘sahlan’ artinya ‘mudah’. Jika dijabarkan dengan makna lepas, ‘ahlan wa sahlan’ bisa bermakna ‘jadilah keluarga, maka jalan akan mudah bagimu’, kira-kira seperti itu :).

    “Ahlan wa sahlan” adalah ungkapa emas bahasa arab yang tidak dipahami oleh orang indonesia,,, orang indonesia mengartikan “Ahlan wa sahlan” dengan “selamat datang” padahal ungkapa ‘Ahlan wa sahlan” adalah ungkapan yang sangat agung, “Ahlan” dari kata “ahlun” artinya adalah KELUARGA dan “sahlan” dari kata “sahl” artinya adalah MUDAH,
    jadi seandainya kita mengucapkan ‘Ahlan wa sahlan” kepada seseorang yang datang kepada kita, Artinya kita menerima atau menganggap tamu tersebut sebagai bagian dari keluarga kita dan kita akan memudahkan urusan dia ini sesuai dengan

    Hadits Rosulullah shollallahu alaihi wasalam di bawah ini:
    Dari Abu Hurairah Radhiyallahu `anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,
    “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.

    Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allâh akan menutup (aib)nya di dunia dan akhirat.

    Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allâh akan mudahkan baginya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allâh (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenteraman akan turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat mengelilingi mereka, dan Allâh menyanjung mereka di tengah para Malaikat yang berada di sisi-Nya.

    Barangsiapa yang diperlambat oleh amalnya (dalam meraih derajat yang tinggi-red), maka garis keturunannya tidak bisa mempercepatnya.”

    Diriwayatkan oleh:
    1. Muslim (no. 2699).
    2. Ahmad (II/252, 325).
    3. Abu Dâwud (no. 3643).
    4. Tirmidzi (no. 1425, 2646, 2945).
    5. Ibnu Mâjah (no. 225).
    6. Ad-Dârimi (I/99).
    7. Ibnu Hibbân (no. 78- Mawâriduzh Zham-ân).
    8. Ath-Thayâlisi (no. 2439).
    9. Al-Hâkim (I/88-89).
    10. Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (no. 127).
    11. Ibnu ‘Abdil Barr dalam Jâmi’ Bayânil ‘Ilmi wa Fadhlihi (I/63, no. 44).

    Dan balasan untuk ahlan wa sahlan ini adalah ahlan bika, dan ka di belakang ini adalah dhammir tergantung jenis kelamin dan banyaknya lawan bicara, maka bika untuk pria 1 orang, bisa berubah jadi biki (untuk perempuan 1 orang) atau bikum (untuk jamak). Udah segitu aja biar gak kebanyakan. Artinya lebih dekat dengan sama-sama atau kamu juga. (Berbagai Sumber)

     

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru