• Ke Bali, Raja Salman Dongkrak Pamor Pulau Bali


    Jumat, 02/24/2017, 21:22:00 WIB

    Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud memanfaatkan kunjungannya ke Indonesia untuk berlibur ke Bali. Rencananya Raja Salman akan berkunjung ke Indonesia selama sembilan hari dimulai 1 Maret 2017. Tiga hari Raja Salman melakukan kunjungan kenegaraan resmi, Sisanya enam hari, dirinya akan berlibur ke Bali. 

    Wamenlu AM Fachri, menurut informasi yang diterima Liputan6.com, Rabu (24/2/2017) mengatakan, dirinya sangat gembira dengan kunjungan tersebut karena akan berimbas langsung ke pariwisata Indonesia. 

    “Seorang raja, tokoh berpengaruh di Timur Tengah, yang punya banyak follower di dunia maya, memilih Bali sebagai destinasi liburannya? Yang selalu diikuti media-media berpengaruh? Efeknya dinilai bakal sangat dahsyat.’’Itu promosi luar biasa. Sangat bagus untuk pariwisata Indonesia,’’ tutur Fachir.

    Soal pesona, Bali memang punya segalanya. Keindahannya terus diakui dunia internasional. Bahkan, di 2017 ini Pulau Dewata dinobatkan sebagai pulau terbaik di dunia versi DestinAsian Readers Choice Award (RCA) 2017 yang bermarkas di Singapura. Tak hanya itu, Youku Travel and Sina Travel, Double Platform Big Data, sudah menyematkan Bali sebagai The Best Honeymoon Destination 2016. Pulau 1000 Pura itu dianggap sebagai tempat berbulan madu yang paling mengasyikkan di dunia.

    Terkait hal ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengakui kunjungan Raja Salman ke Baliakan membuat Pulau Dewata semakin naik daun. Pamor dan popularitas Bali diyakini langsung menanjak tajam, karena dikunjungi tokoh dunia berpengaruh seperti Raja Salman.

    "Ini promosi yang luar biasa efektif. Karena itu, saya mengucapkan Selamat Datang ke Bali. Selamat menikmati Wonderful Indonesia," kata Menteri Arief. 

    Kabarnya Raja Salman tidak hanya berlibur. Dirinya juga akan menanam investasi di sektor pariwisata Indonesia. Daerah yang sudah dilirik adalah Mandeh Sumatera Barat dan Belitung. 

    “Mandeh, dan Sumatera Barat adalah destinasi yang kita proyeksikan menjadi wisata halal, selain Lombok dan Aceh,” kata Arief Yahya.

    Sumber: liputan6.com

Bagikan : Google Facebook Twitter


Posting Terbaru